PENJUALAN DAN PEMASARAN TOKO ONLINE E-COMMERCE (10)
Pengertian Penjualan : Menurut Haris, penjualan adalah interaksi antara individu saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai atau mempertahankan hubungan pertukaran sehingga menguntungkan bagi pihak lain.
Jenis – Jenis Penjualan : Menurut Passaribu, secara umum terdapat dua jenis penjualan yaitu penjualan tunai dan penjualan kredit. Tetapi sebenarnya penjualan memiliki empat jenis penjualan yaitu penjualan tunai, penjualan kredit, penjualan cicilan, dan penjualan konsinyasi
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Penjualan
1. Kondisi dan Kemampuan Penjual.
2. Kondisi Pasar.
3. Modal atau dana.
4. Kondisi Organisasi Perusahaan.
5. Faktor-faktor lain seperti periklanan, peragaan, kampanye, dan pemberian hadiah sering mempengaruhi penjualan.
Definisi E-Commerce
Menurut Gary P.Schneider, E-Commerce merupakan proses pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, layanan, dan informasi melalui jaringan computer.
Menurut Dave Chaffey mendeskripsikan E-Commerce sebagai segala aktivitas bisnis yang dilakukan melalui jaringan computer, termasuk pembelian dan penjualan online.
Jenis-jenis E-Commerce
1. B2C (Business-to-Consumer)
2. B2B (Business-to-Business)
3. C2C (Consumer-to-Consumer)
4. C2B (Consmer-to-Business)
5. B2G (Business-to-Government)
Manfaat E-commerce
1. Aksesibilitas: berbelanja 24/7 tanpa Batasan geografis
2. Pengurangan biaya: menghindari pengeluaran fisik
3. Pemasaran efektif: penargetan pelanggan dengan data dan analitik
4. Pilihan lebih banyak: akses ke berbagai produk dan merk
5. Kemudahan perbandingan: membandingkan produk dengan mudah
Faktor eksternal:
1. Kondisi ekonomi: Kondisi ekonomi yang stabil dan positif dapat meningkatkan daya beli konsumen.
2. Persaingan: Persaingan yang ketat di industri dapat mendorong perusahaan untuk meningkatkan kinerja pemasarannya.
3. Tren pasar: Tren pasar yang terus berkembang harus dipelajari dan diadaptasi oleh perusahaan agar tetap relevan dengan konsumen.
4. Peraturan dan kebijakan pemerintah: Peraturan dan kebijakan pemerintah yang terkait dengan pemasaran dapat memengaruhi strategi dan aktivitas perusahaan.
5. Kemajuan teknologi: Teknologi baru dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran, seperti media sosial, e-commerce, dan big data.
Faktor lain:
- Budaya dan nilai: Budaya dan nilai masyarakat dapat memengaruhi preferensi konsumen dan cara mereka menanggapi pesan pemasaran.
2. Lingkungan: Faktor lingkungan seperti kelestarian dan tanggung jawab sosial dapat menjadi pertimbangan penting bagi konsumen dalam memilih produk atau layanan.
PELUANG DAN TANTANGAN DALAM E-COMMERCE PELUANG
1. - Dapat menjangkau konsumen lebih luas tanpa terhalang letak geografis
2. - Meningkatkan efisiensi bisnis
3. - Dapat mengumpulkan data konsumen melalui e-commerce untuk membuat suatu keputusan
TANTANGAN
1. - Persaingan ketat di dalam e-commerce
2. - Rendahnya kepercayaan konsumen terhadap bisnis online
3. - Adanya risiko keamanan informasi dan privasi
KESIMPULAN
Keberhasilan penjualan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kemampuan penjual
kondisi pasar, modal, kondisi organisasi perusahaan, serta faktor-faktor pendukung seperti
periklanan dan promosi. E-commerce, sebagai bentuk evolusi dari penjualan tradisional,
didefinisikan sebagai proses pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, layanan, dan
informasi melalui jaringan komputer. E-commerce memiliki beberapa jenis, termasuk B2C,
B2B, C2C, C2B, dan B2G, masing-masing dengan karakteristik uniknya.Manfaat e-commerce
meliputi aksesibilitas 24/7, pengurangan biaya operasional, pemasaran yang lebih efektif,
pilihan produk yang lebih beragam, dan kemudahan dalam membandingkan produk.
Namun, e-commerce juga menghadapi tantangan seperti persaingan ketat, masalah
kepercayaan konsumen, dan risiko keamanan informasi. Faktor eksternal seperti kondisi
ekonomi, persaingan, tren pasar, kebijakan pemerintah,dan kemajuan teknologi juga
memainkan peran penting dalam keberhasilan e-commerce.
Komentar
Posting Komentar